Ketika santrinya semakin banyak, KH. Manab Abdul Karim didatangi oleh utusan dari Magelang, tempat kelahiran beliau, yang meminta beliau untuk pulang ke Magelang dan mendirikan pesantren di sana. Serta sudah disediakan masjid, rumah dan tanah yang bisa menunjang kehidupan beliau.
Mbah Kiai Manab menyerahkan kepada Nyai Dlomroh binti KH. Sholeh, sang istri, untuk menjawabnya. Nyai Dlomroh pun
Monday, February 10, 2020
February 10, 2020
Monday, February 10, 2020
Ketika santrinya semakin banyak, KH. Manab Abdul Karim didatangi oleh utusan dari Magelang, tempat kelahiran beliau, yang meminta beliau un...
Label Cloud
Artikel
(49)
artikel pilihan
(1)
Berita Islam
(12)
biografi ulama
(3)
doa-doa
(4)
hikmah Al-Qur'an
(1)
Kajian Kitab Kuning
(6)
Kajian Ramadhan
(2)
Karomah Ulama
(28)
kisah gusdur
(4)
kisah hikmah
(9)
kisah hikmah Rasulullah
(2)
kisah hikmah ulama
(42)
Kisah Keluarga Nabi
(3)
Kisah Kiai Arwani
(6)
Kisah Nabi dan Rasul
(3)
Kisah Nabi Khidir
(6)
kisah sahabat Nabi
(9)
Kumpulan Hadits
(6)
Kumpulan Nasihat
(4)
Quotes
(24)
Shalawat Nabi
(1)
Taujih Dakwah
(6)
Entri Populer
-
Oleh ; Fachrudin Abu Mufti Pesantren As Sakinah Padasuka Bandung Dari Jabir bin Abdillah Al Anshary ,Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bers...
-
Inspirasi Pagi : Sebagian besar masalah kehidupan bersumber dari mulut; kalau tidak salah makan, salah bicara. "Aku tahu siapa kamu, da...
-
Inspirasi Pagi : Banyak orang yang membicarakan tentang Allah, tapi sedikit sekali yang mau berbicara kepada Allah. Bawa serta tahajjud da...
Footer Link
© - eramusliem.blogspot.com. All Rights Reserved Created by jagodesain.com : Muhammad Maki
No comments
Post a Comment